Kemudian setelahnya saat terjadi bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah pusat juga kembali menggelontorkan dana bantuan melalui berbagai kementerian dan lembaga (K/L).
"Ada Rp 10,6 triliun tambahan transfer ke daerah yang disampaikan kepada daerah yang terdampak bencana ketika itu. Kemudian ketika terjadi bencana NTT Pemerintah pusat juga kemudian melakukan alokasi anggaran dari berbagai macam K/L," paparnya.
"Karhutla juga seperti itu, tapi yang spesifik adalah rencana Induk yang untuk bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. K/L itu semua masuk Dan saat ini sedang diusahakan penyelesaian seluruh rencana Induk Untuk tahun 2026 tersebut," sambung Suahasil
Suahasil menambahkan sebelumnya pemerintah pusat juga sudah memberikan tambahan TKD dengan total mencapai Rp 20,5 triliun ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan belanja, baik untuk belanja pegawai maupun belanja program lainnya.