Adapun nilai ekspor kumulatif Januari-Agustus 2026 mencapai 193,64 miliar dolar AS, meningkat 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama didorong ekspor nonmigas yang naik 5,48 persen menjadi 185,63 miliar dolar AS
Berdasarkan sektor, industri pengolahan mencatat nilai ekspor terbesar, yakni 159,55 miliar dolar AS atau meningkat 7,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Tiga negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia adalah Tiongkok atau China sebesar 47,44 miliar dolar AS atau 25,55 persen, Amerika Serikat 22,41 miliar dolar AS atau 12,07 persen, dan India 12,77 miliar dolar AS atau 6,88 persen.
Di sisi lain, nilai impor kumulatif Januari-Agustus 2026 mencapai 186,39 miliar dolar AS, naik 19,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.