Peningkatan tersebut berasal dari impor nonmigas yang tumbuh 16,83 persen menjadi 157,09 miliar dolar AS dan impor migas yang meningkat 39,03 persen menjadi 29,30 miliar dolar AS
Menurut penggunaan, impor bahan baku/penolong menjadi komponen terbesar dengan nilai 133,38 miliar dolar AS atau naik 20,67 persen. Impor barang modal mencapai 36,75 miliar dolar AS atau meningkat 18,82 persen, sedangkan barang konsumsi tercatat 16,27 miliar dolar AS atau naik 15,48 persen.
China masih menjadi negara asal utama impor nonmigas Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 dengan nilai 66,64 miliar dolar AS atau 42,42 persen. Berikutnya Jepang sebesar 8,88 miliar dolar AS atau 5,65 persen dan Australia 7,31 miliar dolar AS atau 4,65 persen.