Di sisi lain, Tiongkok menjadi negara penyumbang defisit perdagangan terdalam bagi Indonesia dengan nilai US$21,20 miliar. Setelah itu, Singapura mencatatkan defisit sebesar US$7,03 miliar dan Australia sebesar US$5,78 miliar.

Khusus perdagangan nonmigas, AS juga menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai US$17,37 miliar. Berikutnya adalah India sebesar US$10,81 miliar dan Filipina sebesar US$6,25 miliar.

Sementara itu, tiga negara penyumbang defisit perdagangan nonmigas terdalam adalah Tiongkok sebesar US$21,99 miliar, Australia sebesar US$5,43 miliar, dan Prancis sebesar US$2,08 miliar.

Berdasarkan komoditas, surplus perdagangan nonmigas Indonesia sepanjang Januari-September 2026 terutama ditopang oleh kelompok lemak dan minyak hewani/nabati. Komoditas tersebut mencatatkan surplus sebesar US$29,31 miliar.

Selain itu, bahan bakar mineral serta besi dan baja juga menjadi komoditas penyumbang surplus perdagangan nonmigas pada September 2026.