NADIKABAR.COM — Calon Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengusung "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) apabila mendapat persetujuan DPR RI untuk memimpin Korps Bhayangkara.

Saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, Suyudi mengatakan doktrin tersebut menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

Dia ingin melanjutkan pembenahan Polri dengan keberanian melihat kekurangan institusi secara jernih.

"Sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu," kata Suyudi.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI itu juga memaparkan agenda 100 hari pertama apabila nantinya menjabat sebagai Kapolri.