Baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh yang ditempatkan di lantai menjanjikan jarak tempuh 193 mil atau 310 km berdasarkan WLTC, serta mendukung pengisian daya DC 50 kW.

Suzuki eSky akan mulai tersedia di diler Jepang pada 16 November dengan target penjualan 1.000 unit per bulan.

Varian A sebagai model entry-level dibanderol mulai 2.120.000 yen (Rp239,5 juta), sedangkan varian X sebagai model tertinggi mencapai 2.790.000 yen (Rp315 juta).

Namun, pembeli berhak mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah hingga 568.000 yen (sekitar Rp64 juta), sehingga harga awalnya turun menjadi 1.552.000 yen atau Rp175 juta.

EV terkecil Suzuki tersebut juga akan diekspor ke Eropa dan Inggris mulai 2027. Di sana, mobil tersebut akan bergabung dengan eVitara dan bersaing dengan EV segmen-A di Eropa seperti Renault Twingo, Dacia Spring EV, Nissan Pixo, Fiat 500, dan VW ID. Up!.