Selain itu, anak muda juga didorong memproduksi kebutuhan sehari-hari, seperti kecap, sambal, sampo, dan sabun, untuk dijual di gerai tersebut.
"Kami butuh hub atau offtaker yang ukurannya lebih besar," ujar Ferry.
Ferry mencontohkan kerja sama yang sudah berjalan, yakni MoU dengan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah untuk mendirikan koperasi masjid. Dari hampir 12.000 masjid Muhammadiyah, pilot project akan dimulai di 700 titik. Kerja sama serupa juga dijalin dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan ia berharap SI turut terlibat.
Ia juga mengingatkan akar sejarah koperasi yang tak terlepas dari Syarikat Islam, yakni Koperasi Setia Usaha yang didirikan H.O.S. Tjokroaminoto di Surabaya pada 1913.
Sementara itu, Haedar Nashir menekankan dakwah harus kembali pada makna aslinya, yaitu mengajak dan menyeru, bukan menghakimi atau memusuhi. Ia berharap umat Islam beralih dari mayoritas kuantitas menjadi mayoritas kualitas.