Oleh karena itu, melalui ajang tersebut para petani dapat berdiskusi langsung dengan para ahli agronomi guna memahami performa tanaman bioteknologi.

Selain itu, hadir pula Klinik Konsultasi Hama dan Penyakit yang memberikan panduan praktis mengenai cara menekan risiko gagal panen, khususnya strategi pengendalian hama penggerek batang jagung (Asian Corn Borer/ACB).

"Melalui festival ini, para petani dibekali wawasan praktis agar dapat berinvestasi secara bijak sesuai kondisi lahan dan iklim di wilayah masing-masing," ujar Wahyu.