NADIKABAR.COM — Hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai bagian wilayahnya, tetap menjadi titik rawan konflik antara Washington dan Beijing. Dalam pertemuan di Gedung Putih, Presiden China Xi Jinping mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menentang kemerdekaan Taiwan.

Xi juga disebut mengingatkan Trump untuk menangani isu Taiwan secara "bijaksana".

Pernyataan Xi tersebut, seperti dilansir Al Jazeera dan Reuters, Jumat (25/9/2026), memicu reaksi keras Taiwan yang menuduh Presiden China itu telah menyampaikan "distorsi fakta" kepada Trump.

Dalam pertemuan tertutup di Gedung Putih pada Kamis (24/9) waktu setempat, Xi mengatakan kepada Trump bahwa posisi China dalam menjaga "reunifikasi" nasional dan integritas wilayah sudah "sangat jelas". Xi mengharapkan AS memegang teguh "posisi yang tepat dalam menentang 'kemerdekaan' Taiwan".

Xi juga mendorong Trump untuk menangani masalah Taiwan "secara bijaksana" guna meletakkan landasan yang kokoh bagi kerja sama dan hubungan strategis bilateral.