Pernyataan Xi kepada Trump itu disampaikan oleh kantor berita pemerintah China, Xinhua New Agency, dalam laporannya. Gedung Putih belum merilis ringkasan pembicaraan kedua pemimpin terkait Taiwan.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai upaya Xi untuk terus mendesak Trump agar menghindari tindakan-tindakan yang dianggap provokatif oleh Beijing.

Kementerian Luar Negeri Taiwan, dalam tanggapannya, mengecam pernyataan Xi tersebut, yang disebut mencerminkan "pendekatan konsisten China dalam mendistorsi fakta dan menyampaikan posisi juga klaimnya secara sepihak".

"Kedaulatan Taiwan adalah milik seluruh rakyat Taiwan," tegas Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam pernyataannya.

"Partai Komunis China tidak memiliki hak untuk mewakili rakyat Taiwan, dan masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh rakyat Taiwan melalui cara-cara demokratis," sebut pernyataan tersebut.