"Jadi, untuk energi di desa itu udah energi terbarukan. Kayak misalnya di Cilacap itu sudah ada energi surya dan juga energi angin. Nah, dari itu dia menggerakkan lagi nih untuk air bersihnya, pompanya, baru nanti masuk lagi untuk mengolah makanannya," bebernya.

Sementara di Palembang, energi digunakan untuk mendukung pengolahan kopi, termasuk proses sangrai. Adapun di Sulawesi, energi dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa dalam kegiatan urban farming.

"Kalau misalnya di Palembang itu juga ada untuk mengolah kopi, jadi untuk sangrai kopinya. Nah, kalau di Sulawesi itu juga ada pompanya itu untuk urban farming. Jadi, dari energi mekanis nanti diubah menjadi energi yang juga untuk meningkatkan ekonomi dari masyarakat kita," tutup Yoga.