"Kami berkomitmen untuk memastikan pengguna memahami risiko sebelum memberikan akses tersebut, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat mengenai data dan privasi mereka," sambungnya.

Perubahan ini diumumkan hanya beberapa minggu setelah kolumnis Jason Aten melaporkan bahwa Meta Muse mengetahui isi pesan pribadinya, meskipun ia mengklaim tidak pernah memberikan izin kepada agen AI tersebut.

Laporan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang tingkat keamanan dan kepercayaan pengguna terhadap agen AI yang berbasis desktop, yang dapat mengontrol berbagai hal di sistem serta membaca file dan pesan mereka.