Hari peringatan ini menegaskan bahwa setiap negara memiliki pengetahuan, pengalaman, dan inovasi yang dapat dibagikan untuk mendorong kemajuan bersama.

Melansir laman resmi PBB, pada 2026 peringatan ini mengusung tema "Solidarity Rising: Global Alliance for Inclusive and Innovative Development" yang artinya "Solidaritas yang Bangkit: Aliansi Global untuk Pembangunan yang Inklusif dan Inovatif". Tema tersebut menyoroti peran kerja sama Selatan-Selatan dan trilateral dalam menghubungkan solusi yang telah terbukti dengan keahlian, kemitraan, dan dukungan yang dibutuhkan agar dapat diterapkan secara lebih luas.

Negara-negara Global Selatan kini semakin aktif berbagi solusi di berbagai bidang, mulai dari energi terbarukan, inovasi digital, kesehatan masyarakat, pertanian berkelanjutan, kesiapsiagaan bencana, pendidikan, hingga pelayanan publik. Pertukaran tersebut membantu negara menyesuaikan solusi yang telah berhasil dengan kebutuhan masing-masing sekaligus mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Peringatan 2026 juga menjadi momentum peluncuran Aliansi Global untuk Kerja Sama Selatan-Selatan dan Trilateral. Platform sukarela yang difasilitasi PBB ini bertujuan menghubungkan kebutuhan negara dengan keahlian, kemitraan, dan dukungan yang diperlukan untuk mengubah pengalaman bersama menjadi langkah nyata.

Hari Polisi Wanita Nasional diperingati setiap 12 September di Amerika Serikat. Peringatan ini untuk mengapresiasi kontribusi dan dedikasi polisi wanita dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban.

Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengakui keberanian mereka, mendorong keterwakilan perempuan yang lebih besar, serta mendukung perempuan yang berkarier di bidang penegakan hukum.

Melansir National Today, polisi wanita pertama di Amerika Serikat diyakini adalah Marie Owens, yang bergabung dengan Departemen Kepolisian Chicago pada 1891. Sebelumnya, pada 1854, New York City telah mempekerjakan petugas perempuan untuk memeriksa dan menjaga tahanan wanita. Namun, mereka berstatus sebagai warga sipil dan tidak memiliki kewenangan penegakan hukum seperti Owens.

Pada 1910, Alice Wells bergabung dengan Departemen Kepolisian Los Angeles dan menjadi polisi wanita kelahiran Amerika Serikat pertama. Wells merupakan lulusan perguruan tinggi dan pekerja sosial yang secara khusus berupaya mendapatkan posisi sebagai polisi. Ia kemudian menjadi salah satu pelopor gerakan nasional yang mendorong kepolisian merekrut perempuan sebagai petugas.

Meski demikian, perempuan di kepolisian masih menghadapi diskriminasi, seksisme, serta berbagai standar ganda di tempat kerja. Sejumlah kasus hukum kemudian diperjuangkan untuk mewujudkan kesetaraan dalam rekrutmen dan pekerjaan di lembaga kepolisian.

Salah satu kasus penting terjadi pada Agustus 1971 ketika Veragene Hardy mengajukan gugatan terhadap Dewan Kepegawaian Kota Oakland. Gugatan tersebut menuntut agar posisi polisi di Departemen Kepolisian Oakland terbuka secara setara bagi laki-laki dan perempuan.

Saat ini, polisi wanita telah terlibat dalam berbagai aspek pekerjaan kepolisian, mulai dari penegakan hukum hingga pelayanan kepada masyarakat.