Direktur Utama PT Bro Skydive Indonesia Fanny Kusuma Dewi mengatakan proses konstruksi akan langsung dilakukan setelah penandatanganan kerja sama. Pihaknya menargetkan fasilitas tersebut dapat beroperasi pada minggu kedua Desember 2026.

β€œDesember kami harap sudah siap, sudah beroperasi. Sebelum libur akhir tahun kita akan coba buka,” kata Fanny.

Fanny mengatakan fasilitas dropzone yang dikembangkan di Tanjung Lesung akan didukung Bandara Salakanagara dengan hanggar di dalamnya. Selain itu, terdapat fasilitas pendukung dan aktivitas wisata olahraga laut serta darat di kawasan tersebut.

Direktur Utama PT BWJ Poernomo Siswoprasetijo berharap kerja sama pengembangan fasilitas tersebut dapat segera terwujud.