“Semoga kerja sama hari ini bisa menjadi langkah ke depan yang baik. Sehingga semua yang telah direncanakan untuk pengembangan skydiving di Tanjung Lesung bisa cepat terwujud,” kata Poernomo.
Ia mengatakan kegiatan wisata olahraga yang didukung akomodasi, aktivitas wisata, dan Bandara Salakanagara diharapkan dapat memicu ketertarikan generasi muda terhadap terjun payung atau olahraga dirgantara.
Sementara itu, kemudahan akses menuju Tanjung Lesung juga akan didukung penyelesaian Tol Serang-Panimbang Seksi 3A (Cileles–Bojong) yang ditargetkan selesai pada November 2026.
Tol Serang-Panimbang secara keseluruhan diproyeksikan rampung pada kuartal II 2027.