Artinya, kenaikan penerimaan pajak belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan pembayaran pajak dari kegiatan ekonomi. Jika pengembalian pajak kembali meningkat, pertumbuhan penerimaan berpotensi melambat, terutama apabila harga komoditas ekspor dan keuntungan perusahaan ikut melemah.
Untuk mengejar target, Rizal mengatakan, administrasi dan kepatuhan harus diperkuat. Namun, menurutnya, upaya tersebut belum cukup untuk mengimbangi pelemahan basis ekonomi.
βFokuskan pengawasan pada penghasilan yang belum dilaporkan, penghindaran pajak, dan tunggakan yang tertagih. Memaksakan percepatan setoran atau menahan restitusi yang sah berisiko menguras modal kerja dan melemahkan penerimaan berikutnya,β ujar Rizal.
Untuk mengantisipasi risiko tidak tercapainya target penerimaan pajak, Rizal berpendapat pemerintah perlu meninjau kembali belanja negara dengan mengurangi pengeluaran yang manfaatnya terhadap perekonomian relatif kecil.