"Masih sesuai banget. Menurut aku ya, dari Rp 3.500, masalahnya jauh kan. Kalau kita ke sana naik taksi online itu kan bisa Rp 200 ribu," kata Meysi.

Meysi berharap ada peningkatan untuk tempat penyimpanan koper. Menurutnya, penumpang kerap kesulitan karena koper harus diangkat ke dalam bus Transbandara.

Pengguna Transbandara lain, Andika, mengatakan tarif baru bus Transbandara masih lebih murah dibanding moda lain. Dia mengatakan harga tersebut sepadan dengan jarak tempuh.