βKami menyadari bahwa pelayanan kami belum maksimal. Namun, dengan kebersamaan dan dukungan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat, insya Allah berbagai kesulitan yang dihadapi dapat kita atasi bersama,β katanya.
Andi Syahriful menambahkan, Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
Menurut Kapolda baru Kaltara yang menjabat kurang lebih seminggu itu, pendekatan kepada masyarakat juga perlu dilakukan melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi dengan warga di berbagai tempat ibadah, sehingga kepolisian dapat lebih dekat dengan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku maupun etnis.
Kepada tokoh dan masyarakat Malinau dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kaltara membuka ruang untuk menyampaikan kritik, saran, dan masukan terkait kondisi keamanan di Kabupaten Malinau, Kaltara.
Ia menegaskan masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan meningkatkan efektivitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
βKita berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum secara adil, serta mewujudkan Kabupaten Malinau, Kaltara yang aman dan kondusif,β ujarnya.
Bupati Malinau Wempi W Mawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Kaltara yang baru saja bertugas di Kaltara ke Malinau. Dia menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat.