“Kabupaten Malinau memiliki posisi strategis karena mencakup lebih dari 52 persen wilayah Provinsi Kaltara. Daerah ini juga memiliki karakteristik geografis yang menantang, dengan 15 kecamatan, termasuk empat kecamatan yang berada di wilayah perbatasan,” jelas Wempi kepada Kapolda Kaltara.
Wempi menyebutkan, sekitar 80.000 jiwa telah tercatat melalui perekaman e-KTP di Kabupaten Malinau dan memiliki keberagaman masyarakat dengan 11 etnis yang hidup berdampingan serta 16 paguyuban yang telah terdata secara organisasi.
“Keberagaman merupakan kekayaan daerah yang perlu terus kita jaga melalui kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati Malinau.
Terkait kondisi keamanan di Malinau, Bupati Wempi menyampaikan Kabupaten Malinau secara umum relatif kondusif. Meski demikian, persoalan pencurian dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi perhatian bersama.
Karena itu ia berharap jajaran kepolisian dapat terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan, sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa, ketua RT, dan masyarakat.
“Mohon dukungan Bapak Kapolda Kaltara,” ucap Bupati Malinau Wempi W Mawa.