Polemik kian berkembang setelah sejumlah nama tokoh tercatut dalam buku memberi klarifikasi terkait keterlibatan mereka. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi salah satunya. Ia menyebut dirinya tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku Islam Ala Prabowo.

Sementara itu, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar menyatakan hal serupa. Ia mengaku tidak pernah menulis artikel yang dikaitkan dengan namanya dalam buku Islam Ala Prabowo.

Melalui surat tersebut, setidaknya ada tiga poin sikap yang disampaikan MUI. Poin-poin ini bertujuan agar polemik terkait buku Islam Ala Prabowo tidak berkembang jadi kesimpulan yang belum terverifikasi.

1. Buku 'Islam Ala Prabowo' bukan merupakan program, kegiatan, maupun produk MUI. Dengan demikian, segala isi, pandangan, narasi, maupun proses penerbitan buku tersebut merupakan tanggung jawab pihak yang menerbitkan dan menulisnya