Mengenai ketahanan pangan, Siska memastikan ketersediaan pasokan di Kota Kendari saat ini dalam kondisi yang relatif aman. Bahkan, ketersediaan stok beras diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga satu tahun ke depan.

"Untuk stok pangan beras, kisaran satu tahun masih aman. Untuk pangan lainnya, walaupun Kendari belum bisa swasembada pangan, minimal kita sudah bisa menekan angka ketergantungan kita terhadap daerah lain," katanya.

Sebagai langkah jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemkot Kendari terus mendorong optimalisasi produksi pangan lokal, salah satunya melalui pengembangan lahan persawahan seluas kurang lebih 600 hektare di kawasan Amohalo dan Labibia.

"Contohnya penyediaan sawah di Amohalo kurang lebih 600 hektare dan juga ada di Labibia, kemudian pangan-pangan lain misalkan sayur-mayur, bawang merah dan lain sebagainya," jelas Siska.

Siska Karina Imran sebelumnya menyoroti inflasi Kota Kendari yang mencapai 3,66 %. Dia pun meminta distributor pangan aktif berkoordinasi dengan Pemkot Kendari ketika menghadapi kendala distribusi maupun kenaikan harga bahan pokok di pasaran.