"Kita melaksanakan sosialisasi dan pembagian helm kepada adik-adik yang berangkat ke sekolah, yang tidak dilengkapi atau tidak dipakaikan helm oleh orang tuanya. Jadi kami edukasi mengenai pentingnya helm saat diantarkan ke sekolah," kata Ega.

"Kalau dari usia dini sudah diterapkan tertib menggunakan helm, tidak melanggar rambu lalu lintas, tidak parkir sembarangan, tidak melawan arus, saya yakin ketika besar dia akan terdoktrin secara tidak langsung, 'Oh, dari dulu saya tidak boleh nih, bapak saya tidak pernah melakukan ini, ibu saya selalu menggunakan helm. Jadi diberikan contoh," imbuhnya.

Ega menyebut, Operasi Patuh Lodaya digelar selama dua pekan, dimulai sejak 26 Oktober. Dia menyebut, penegakan hukum tetap dilakukan jika pelanggar dinilai membahayakan diri sendiri dan orang lain.