NADIKABAR.COM — Suhu di dalam Masjidil Haram, Makkah tetap terjaga tim redaksi 22 hingga 24 derajat celsius. Di balik terjaganya suhu ini ada teknologi canggih yang disebut Arab Saudi.

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terus mengoperasikan sistem terintegrasi yang memadukan solusi rekayasa dan teknologi modern. Tujuannya sendiri untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan sejuk bagi pengunjung Dua Masjid Suci sepanjang tahun, walaupun suhu udara di wilayah Kerajaan tergolong tinggi atau panas.

Dilansir dari Ajel.sa, otoritas tersebut terus mengoperasikan sistem pendingin terpadu yang bekerja dari pelataran luar hingga ruang-ruang salat. Sistem itu tak hanya mengandalkan pendingin udara melainkan juga memadukan kipas kabut, material lantai khusus, teknologi pengaturan suhu, hingga sistem pemantauan dan pemeliharaan.

Upaya untuk menekan suhu telah dimulai sejak jemaah berada di luar masjid. Kipas kabut atau mist fans diletakkan di pelataran untuk membantu mendinginkan udara serta mengurangi sensasi panas, utamanya pada siang hari.