Sistem itu dirancang untuk mendukung mobilitas jemaah yang terus bergerak melalui berbagai jalur tim redaksi pintu masuk, pelataran, hingga area salat. Selain teknologi penyemprot kabut, pemilihan material lantai juga jadi bagian penting dari sistem pengendalian panas.
Pelataran berwarna putih menggunakan marmer Thassos. Material tersebut memiliki pori-pori halus yang mampu menyerap kelembapan pada malam hari dan secara bertahap melepaskannya ketika suhu meningkat pada siang hari.
Karakteristik itu membantu membatasi penyerapan panas dari sinar matahari sehingga permukaan pelataran lebih nyaman dilalui jemaah, utamanya saat siang hari.