Uniknya lagi, ketika jemaah memasuki Masjidil Haram maka sistem pendinginan beralih ke teknologi pendingin udara terpusat. Total kapasitas pendinginannya mencapai sekitar 155.000 ton refrigerasi.

Udara sejuk kemudian didistribusikan ke berbagai bagian masjid untuk menjaga suhu ruangan tetap berada pada kisaran 22 hingga 24 derajat celcius sepanjang hari. Sistem itu bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jemaah yang salat atau melakukan ibadah lainnya di Masjidil Haram.

Besarnya kapasitas itu jadi bagian penting pengelolaan fasilitas di masjid yang harus melayani pergerakan jemaah secara terus-menerus sepanjang tahun.