"Ada arahan Danantara, ada kajian supaya aset fiber di BUMN lain dikonsolidasikan," kata Dian.
Ketika ditanya apakah aset fiber BUMN lain itu adalah PLN, Dian membenarkan. "Ada dua, satunya itu (PLN) dan ada satu lagi," imbuhnya.
Dian juga menjelaskan terkait dengan strategi TLKM 30 ini, Infranexia masih dengan rencana unlocking value. Caranya adalah dengan menggandeng investor, bisa dari dalam maupun dari luar negeri. Rencana ini kemungkinan baru akan dieksekusi tahun 2027.
"Mencari partner tahun ini bukan menjadi fokus, mungkin tahun depan. Sekarang fokus tahun ini bagaimana Infranexia bisa menjadi perusahaan FiberCo yang mumpuni," jelas Dian.