Program ini diluncurkan melalui kegiatan kick-off secara hybrid yang terpusat di Plasa Telkom Rangkasbitung, Banten, dan diikuti secara daring oleh para pendidik di Kota Tual serta Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, serta Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D., selaku Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru.
Willy Saelan menyampaikan bahwa penguatan numerasi dan STEM merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan.
"Sebagai perusahaan digital, Telkom Indonesia berkomitmen menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui BISA PandAI Numerasi, kami tidak hanya mendukung penyediaan perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapasitas guru dan mendorong pembelajaran yang interaktif dan aplikatif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).
"Kami meyakini penguatan numerasi sejak dini merupakan fondasi penting bagi anak-anak Indonesia untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengembangkan potensi mereka dalam menghadapi masa depan digital," imbuh Willy.
Prof. Maila Dinia Husni Rahiem mengapresiasi inisiatif TelkomGroup yang mengintegrasikan pelatihan numerasi dan STEM dengan pendampingan serta praktik langsung di kelas. Menurutnya, penguatan kompetensi guru perlu diikuti perubahan praktik pembelajaran dan evaluasi perkembangan kemampuan siswa agar program memberikan dampak nyata.