Salah satu pendekatan yang perlu diperkuat adalah penerapan zero trust network protection.

Pendekatan ini menekankan akses ke jaringan dan sumber daya digital tidak boleh diberikan hanya berdasarkan lokasi atau status pengguna, melainkan harus melalui proses verifikasi yang sesuai.

Seno juga menyoroti pentingnya autentikasi multifaktor atau multi-factor authentication (MFA) untuk memperkuat pengendalian akses.

Penerapan lapisan verifikasi tambahan dapat membantu mengurangi risiko akses tidak sah ketika kredensial pengguna diketahui atau dicuri pihak lain.

β€œData yang melintas atau ditransmisikan juga harus diamankan,” katanya.

Selain teknologi, Seno menilai banyak insiden keamanan siber justru berawal dari kelalaian manusia dan lemahnya prosedur organisasi.