NADIKABAR.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih SDG Pioneer Award dalam ajang Reuters Events Global Sustainability Awards 2026 yang diselenggarakan di London, Inggris. Penghargaan tersebut diberikan atas inisiatif Telkom dalam mendukung target net zero emission melalui aksi green carbon dan blue carbon.

Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan yang menerima penghargaan secara langsung di London mengatakan pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Telkom untuk terus memperkuat inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Kami meyakini bahwa transformasi bisnis perlu berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial, sehingga kontribusi Telkom tidak hanya tercermin dalam kinerja perusahaan, tetapi juga dalam upaya mendukung pencapaian target net zero emission dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan," ujar Willy dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Reuters Events Global Sustainability Awards merupakan ajang internasional yang mengapresiasi perusahaan dan organisasi atas inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Penghargaan SDG Pioneer diberikan dalam kategori strategi dan kepemimpinan, yang menyoroti peran dunia usaha dalam mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam strategi dan pelaksanaan bisnis.

Penghargaan tersebut diberikan atas inisiatif Telkom bertajuk "Pioneering Indonesia's Path to Net Zero through Green & Blue Carbon Action". Inisiatif ini mengintegrasikan perlindungan dan pemulihan ekosistem melalui pendekatan green carbon dan blue carbon untuk mendukung penyerapan karbon serta transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom melalui program "Bersama Jadi BISA". Program ini mendorong kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui aksi iklim, pelestarian lingkungan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat.

Dalam kategori SDG Pioneer, Telkom bersaing dengan perusahaan-perusahaan global yang menghadirkan inisiatif SDGs unggulan. Pendekatan Telkom disebut selaras dengan agenda nasional dan strategi bisnis perusahaan. Upaya tersebut turut didukung kapabilitas internal melalui pengembangan in-house SDGs Dashboard serta dua karyawan yang telah memperoleh sertifikasi SDGs Certified Leader dari Kementerian PPN/Bappenas.

Selain meraih SDG Pioneer Award, Telkom juga menjadi finalis dalam kategori Social Impact Award melalui inisiatif "Water Provision and Sanitation: from Access to Lasting Shared Value, Powered by Collaborative Innovation". Inisiatif ini mengusung pendekatan kolaboratif untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, sekaligus mendorong penciptaan nilai bersama yang berkelanjutan bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Kedua inisiatif tersebut mencakup aspek lingkungan dan sosial dalam agenda keberlanjutan Telkom. Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan memperluas akses terhadap layanan dasar, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat dampak program keberlanjutan.

Komitmen Telkom terhadap praktik bisnis berkelanjutan juga diwujudkan melalui keanggotaan aktif dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak 16 Juli 2026. Melalui UNGC, Telkom berupaya menerapkan Sepuluh Prinsip PBB di bidang hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi ke dalam strategi, budaya, serta operasional perusahaan.

Bagi Telkom, keberlanjutan merupakan bagian dari upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan. Integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola diharapkan dapat memperkuat ketahanan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan yang bertanggung jawab.

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat inisiatif keberlanjutan melalui kolaborasi, inovasi, dan penerapan prinsip tata kelola yang baik. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk berkontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan serta mendorong terciptanya masa depan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.