NADIKABAR.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyiapkan langkah untuk mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp 4 triliun. Angka ini sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, (8/6) lalu.
Program tersebut masih berjalan dalam periode 12 bulan yang telah disetujui, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp 3 triliun pada Senin, (19/10).
Percepatan pelaksanaan yang direncanakan ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal Telkom untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Penentuan waktu dan besaran pembelian mempertimbangkan kondisi pasar, posisi kas Perseroan, serta kebutuhan operasional dan investasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa evaluasi pelaksanaan buyback dilakukan dengan tetap mengedepankan disiplin alokasi modal, sejalan dengan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis yang solid dan prospek jangka panjang Perseroan.