Dalam kerangka ESG tersebut, TelkomGroup juga memperkuat berbagai inisiatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Kebutuhan energi yang meningkat seiring pertumbuhan layanan digital membuat perusahaan mendorong efisiensi operasional sekaligus pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan.
"Pendekatan ekonomi sirkular kemudian menjadi salah satu bagian dari upaya memastikan pertumbuhan bisnis digital tidak hanya berorientasi pada peningkatan layanan, tetapi juga memperhatikan penggunaan sumber daya dan dampaknya terhadap lingkungan," tuturnya.
Strategi keberlanjutan tersebut menjadi bagian dari transformasi TelkomGroup yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
"Perusahaan menyatakan ketiga pilar ESG tersebut menjadi landasan untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," tutupnya.