Ia menambahkan, TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil melalui perluasan akses teknologi dan pasar di era ekonomi digital.
Dalam kegiatan peluncuran, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar bersama Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji memaparkan empat kapabilitas utama yang membentuk ekosistem terintegrasi tersebut.
Pertama, AI Ready Data Center yang dikembangkan oleh operating company NeutraDC sebagai fondasi komputasi untuk mendukung pemrosesan model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt.
Kedua, AI ModelHub yang menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI guna mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, dengan tetap menjaga kendali penuh atas data strategis nasional.
Ketiga, National IoT Platform yang dikembangkan oleh Telkomsel untuk mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dan analitik berbasis AI. Berbekal sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah terpasang di Indonesia, platform ini mendukung pemantauan, keamanan, dan efisiensi operasional industri.
Keempat, PaDiSera sebagai marketplace nasional besutan Danantara yang memanfaatkan fondasi teknologi PaDi UMKM. Menggabungkan rekam jejak PaDi UMKM-yang sejak 2020 telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM menyuplai kebutuhan BUMN-Telkom kini memperluas jangkauan platform ini ke pasar ritel.