NADIKABAR.COM — Jaringan 5G Telkomsel menawarkan koneksi download dan upload yang lebih cepat, kapasitas lebih besar, serta latensi super rendah yang membuat streaming video hingga kualitas 1080p+ dan video call berjalan jauh lebih lancar tanpa lag. Meskipun demikian, kualitas video call dan game online tidak hanya bergantung pada kecepatan download ke BTS, tetapi juga pada stabilitas upload dan jarak lokasi server aplikasi yang digunakan. Jika mengalami kendala, pengguna dapat mencoba berpindah lokasi, refresh jaringan via Mode Pesawat, atau menghindari jam sibuk di area padat. Untuk menikmati layanan ini, pengguna cukup berada di area jangkauan 5G menggunakan smartphone kompatibel dan kartu SIM 4G tanpa perlu mengganti kartu baru. Jaringan 5G Telkomsel menawarkan jaringan yang lebih cepat, stabil, dan andal. Sebagai teknologi seluler generasi kelima yang merupakan evolusi dari Teknologi 4G LTE, jaringan ini secara teori dapat mencapai data rate (kecepatan data) lebih cepat, latency lebih rendah, dan jumlah connection density (kerapatan koneksi) lebih banyak dari 4G. Jaringan 5G Telkomsel menjanjikan koneksi data lebih cepat untuk download dan streaming yang lebih lancar. Selain itu, latensi yang sangat rendah mampu membuat koneksi menjadi lebih responsif. Salah satu yang diharapkan dari jaringan 5G adalah kemampuan untuk video call yang anti patah-patah, meskipun sebenarnya video call membutuhkan koneksi dua arah yang stabil. Lantas, apa saja yang mempengaruhi video yang lancar?

Saat melakukan video call, banyak pengguna hanya memperhatikan kecepatan download. Padahal, aplikasi video call juga membutuhkan koneksi upload yang stabil karena kamera pengguna harus terus mengirimkan data video dan audio ke server atau lawan bicara. Jika upload terganggu, efeknya bisa berupa gambar lawan bicara yang membeku, kualitas video turun, suara tersendat, atau percakapan mengalami jeda. Selain itu, latensi juga sangat penting. Semakin tinggi latensi, semakin lama waktu yang dibutuhkan data untuk pergi dari perangkat ke server atau perangkat lawan bicara dan kembali lagi. Nah, jaringan 5G Telkomsel memiliki sejumlah keuntungan seperti koneksi data lebih cepat untuk download dan streaming, kemudian latensinya sangat rendah mampu membuat koneksi menjadi lebih responsif. Satu lagi, Telkomsel menjanjikan kapasitas lebih besar untuk menghubungkan banyak perangkat tanpa mengurangi kualitas jaringan. Sejalan dengan slogan 'Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa' yang dimiliki Telkomsel, jaringan 5G Telkomsel memudahkan komunikasi real-time. Dengan keunggulan latensi super rendah (ultra-low latency) 5G, interaksi jarak jauh melalui video call kualitas tinggi, virtual event, hingga teknologi Augmented/Virtual Reality dapat terasa seperti interaksi tatap muka oleh pengguna. Dalam skala bisnis dan industri, keberadaan 5G terasa nyata dalam mendukung otomatisasi pabrik (smart factory), operasional tambang cerdas (smart mining), hingga sistem logistik berbasis data real-time.

Kendati demikian, koneksi pengguna bukan satu-satunya jalur yang menentukan kualitas pengalaman. Data dari smartphone harus melewati jaringan operator menuju server aplikasi. Karena itu, jarak dan kondisi koneksi menuju server juga dapat memengaruhi latensi. Hal tersebut sangat terasa pada game online. Opensignal menguji pengalaman game dengan menghubungkan perangkat pengguna ke server game yang berada di berbagai lokasi di dunia. Dengan demikian, meskipun koneksi 5G antara HP dan BTS bagus, pengalaman bermain game tetap dapat dipengaruhi oleh jalur setelah data meninggalkan jaringan operator.

Perbedaan kebutuhan masing-masing aktivitas menjadi penting untuk dipahami.

Meski masih ada kondisi tertentu yang menyebabkan gangguan, bukan berarti 5G di Indonesia secara umum buruk. Dalam laporan Opensignal Desember 2025, pengalaman pengguna Indonesia ketika bermain game melalui 5G berada dalam kategori Excellent untuk seluruh operator yang diukur. Telkomsel unggul dengan skor 88,9, XL 88,8, dan IM3 87,7. Opensignal menyebut kategori Excellent berarti sebagian besar pengguna merasakan permainan terkendali dan hampir tidak mengalami jeda yang terasa. Pada metrik 5G Video Experience, Telkomsel memperoleh 74,4, XL 72,4, dan IOH 71,8. Opensignal menyatakan secara rata-rata pengguna dapat melakukan streaming video hingga 1080p atau lebih dengan waktu pemuatan yang memadai dan gangguan pemutaran yang minimal.

Jika mengalami gangguan meski sudah terhubung ke 5G Telkomsel, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.

Jika berada di dalam gedung atau lokasi yang padat, berpindah beberapa meter atau mendekati area terbuka dapat mengubah kualitas koneksi.

Jangan hanya melihat kecepatan download. Untuk video call, kualitas upload juga penting.