Sebenarnya tidak ada perbedaan kecepatan internet pada setiap nama paket Telkomsel. Yang menentukan kecepatan akses internet adalah jenis jaringan (4G atau 5G). Pada tahap pertama peluncuran 5G Telkomsel secara komersial, secara teori sinyal 5G bisa memberikan kecepatan download hingga 400 Mbps untuk Orbit dan hingga 750 Mbps untuk mobile. Namun, rata-rata pengalaman download bisa mencapai kecepatan hingga 100 Mbps - 250 Mbps, tergantung pada kualitas sinyal, kapabilitas perangkat 5G yang digunakan, dan kepadatan pelanggan 5G di lokasi tersebut.
4. Apakah memakai jaringan 5G Telkomsel boros kuota?
Tentu tidak. Perhitungan data 1 GB di 4G dan 5G tetap sama besar. Akan tetapi, dikarenakan akses yang lebih cepat dan lancar, otomatis kegiatan di internet jadi meningkat. Selain itu, aplikasi bawaan seperti YouTube dan Netflix serang menaikkan resolusi video (misalnya ke HD atau 4K) secara otomatis karena kecepatan 5G sangat tinggi.
5. Kenapa 5G Telkomsel terasa lemot?
Kepadatan pengguna menjadi salah satu penyebab yang paling mudah dirasakan, terutama di tempat ramai seperti mal, stadion, konser, stasiun, bandara, atau kawasan perkantoran. Apalagi para pengguna 5G yang di mana operator seluler mengalokasikan spektrum secara terbatas, maka sinyal yang dipancarkan tidak mengakomodasi untuk pengguna jumlahnya besar. Dengan tambahan spektrum dari hasil lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, para penyedia layanan telekomunikasi akan memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan melayani lebih banyak pengguna secara bersamaan.
6. Apa itu paket Hyper 5G Telkomsel?
Hyper 5G adalah paket khusus dengan Kuota 5G yang bisa dibeli oleh pelanggan PraBayar atau Halo terpilih dan sudah mengaktifkan profile 5G.