Sebab, kebutuhan konsumen pada awal Ramadan sangat berbeda dengan kebutuhan mereka menjelang Idulfitri.
"Melalui solusi DigiAds dari Telkomsel Enterprise, kami membantu agency, advertiser, dan brand membaca perubahan tersebut agar kampanye dapat dirancang lebih tepat sasaran dan memberikan hasil bisnis yang lebih baik," kata Mia dalam keterangannya dikutip Senin (26/10).
Telkomsel DigiAds menghadirkan rangkaian solusi iklan Ramadan 2027 untuk membantu brand membangun relevansi di setiap momen pelanggan.
Antara lain mulai dari pesan kontekstual ketika konsumen mencari inspirasi, komunikasi berbasis lokasi yang menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke toko, integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream, hingga kehadiran di titik perjalanan mudik.
Salah satu penerapannya, dalam solusi Contextual Messaging pada momen yang relevan tercatat mampu meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat.
Temuan ini dipaparkan dalam forum Ramadan Insight 2027: The Rhythms of Ramadan yang digelar pada 16 Oktober 2026 di Jakarta.
Forum tersebut mempertemukan agency, advertiser, brand, dan praktisi industri, dengan menghadirkan pembicara expert dari Telkomsel, Meta, Nestlé, dan WPP.
"Dengan insight yang kuat dan eksekusi yang tepat, brand dapat hadir bukan sebagai distraksi, tetapi sebagai bagian yang relevan dari perjalanan konsumen. Inilah wujud Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, dengan membantu bisnis tumbuh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutup Mia.
Seluruh insight disusun dari data yang telah diolah secara agregat dan dianonimkan, tanpa mengidentifikasi pelanggan secara personal, sesuai prinsip perlindungan data pribadi yang diterapkan Telkomsel.
Pelaku usaha, pemilik merek, dan agensi dapat mempelajari temuan serta rekomendasi selengkapnya dengan mengunduh DigiAds Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan melalui tsel.id/ramadanwhitepaper2027-news.