Secara visual, putih telur yang bening dan kuning telur yang cerah menandakan kondisi baik, sementara tampilan keruh atau berubah warna patut dicurigai.
Uji apung yang selama ini populer, menurut Maloberti, tidak sepenuhnya akurat karena ketebalan cangkang dan suhu turut memengaruhi telur mengapung atau tenggelam.
Khusus telur rebus, Coffman menjelaskan telur matang sempurna yang retak saat dimasak umumnya tetap aman asalkan mencapai suhu internal 71 derajat Celsius.
Risiko lebih besar ada pada telur setengah matang karena suhu aman tersebut biasanya belum tercapai, sehingga disarankan menggunakan telur pasteurisasi.
Intinya, telur retak yang baru terjadi tetap bisa dikonsumsi asal segera dimasak matang.
Sementara telur yang sudah lama retak atau bocor sebaiknya dibuang ke tempat sampah biasa, bukan saluran pembuangan dapur.