Untuk investasi PMA, Singapura menjadi negara dengan kontribusi terbesar dengan nilai Rp409,79 miliar dari 253 proyek. RRT berada di posisi berikutnya dengan investasi Rp365,76 miliar dari 510 proyek.

Malaysia menyusul dengan investasi Rp302,42 miliar dari 16 proyek. Kemudian Korea Selatan mencatat investasi Rp172,35 miliar dari 42 proyek, sedangkan Belanda menyumbang Rp136 miliar dari 15 proyek.

Selain lima negara tersebut, gabungan negara lainnya memberikan kontribusi investasi Rp247,06 miliar melalui 379 proyek. Dengan demikian, total investasi PMA dari 1.215 proyek mencapai Rp1,633 triliun.

Memasuki semester II 2026, DPMPTSP Surabaya menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengejar target investasi tahunan. Salah satunya dengan memperkuat pendampingan dan fasilitasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi pelaku usaha.

"Kami melaksanakan Ngobrol pelaporan LKPM melalui online, publikasi informasi pelaporan LKPM melalui videotron, hingga melakukan bimbingan teknis tata cara pelaporan LKPM kepada pelaku usaha," kata Lasidi.

DPMPTSP Surabaya juga terus melakukan sosialisasi LKPM melalui media sosial dan asosiasi pelaku usaha. Pendampingan pelaporan LKPM secara langsung ke lapangan atau lokasi usaha juga dilakukan untuk membantu pelaku usaha memenuhi kewajibannya.

Di sisi lain, strategi menarik investasi baru terus diperkuat melalui promosi potensi investasi Kota Surabaya. DPMPTSP menyiapkan sejumlah pendekatan, termasuk promosi melalui pameran investasi dan penyediaan IPRO (Investment Project Ready To Offer) yang dapat ditawarkan kepada investor.

"Jadi kami melakukan promosi investasi di Kota Surabaya melalui pameran investasi, pembuatan IPRO untuk ditawarkan ke investor, serta memberikan penjelasan peta potensi investasi di wilayah setiap kecamatan di Kota Surabaya kepada calon investor," katanya.

Tidak hanya menarik investor baru, DPMPTSP Surabaya juga berupaya menjaga keberlanjutan investasi dari pelaku usaha yang telah beroperasi di Kota Pahlawan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan berbagai persoalan perizinan dapat segera ditangani.

"Kami mendampingi pelaku usaha lama apabila ada permasalahan perizinan berusaha serta melakukan penyelesaian masalah pada perizinan berusaha-nya. Selain itu, kita juga memberikan penghargaan bagi pelaku usaha yang berkontribusi tinggi kepada Kota Surabaya," pungkasnya. (ADV)