NADIKABAR.COM — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menghidupkan kembali taman baca di Kabupaten Jayapura, Papua, dengan koleksi lebih dari 4.000 buku.

Ketua Tim 9 Ekspedisi Patriot ITB Aulia Arfida Paramita mengatakan revitalisasi Taman Baca Masyarakat (TBM) Seribu Mimpi tersebut bertujuan memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dan masyarakat di kawasan transmigrasi.

"Bagi kami, peresmian Taman Baca Seribu Mimpi bukan sekadar menghadirkan tempat membaca, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak dan masyarakat untuk terus belajar dan berkembang," kata Aulia dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Taman baca yang berlokasi di Kampung Ongan Jaya, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, tersebut diresmikan pada 23 Oktober 2026 sebagai ruang membaca, belajar, dan berkegiatan bersama di luar sekolah.

TBM Seribu Mimpi merupakan hasil revitalisasi fasilitas yang sebelumnya bernama Rumah Pintar Hati Papua dan mulai beroperasi pada 2017, tetapi sempat berhenti beraktivitas selama beberapa tahun.

Tim 9 Ekspedisi Patriot ITB bersama masyarakat setempat melakukan renovasi selama sekitar dua bulan untuk mengembalikan fungsi bangunan menjadi ruang baca yang dilengkapi koleksi buku dan lukisan dinding edukatif.

Pengembangan taman baca tersebut menjadi bagian dari kegiatan riset TEP ITB mengenai inovasi layanan pendidikan berbasis partisipasi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lereh, Kabupaten Jayapura.

Untuk menjaga keberlanjutan kegiatan, tim melibatkan pemuda-pemudi Kampung Ongan Jaya sebagai pengurus sekaligus memberikan pembekalan mengenai pengelolaan komunitas literasi.