NADIKABAR.COM β€” Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kementerian Transmigrasi dari Universitas Brawijaya (UB) menghadirkan instalasi air bersih di Puskesmas Pembantu (Pustu) Wariyau, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, untuk membantu mengatasi keterbatasan pasokan air masyarakat setempat.

β€œKita saksikan bahwa ini adalah salah satu saja dari karya yang diberikan oleh Tim Ekspedisi Patriot, yakni berupa pengadaan air bersih,” kata Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Senin.

Mentrans meninjau instalasi tersebut saat mengunjungi kawasan transmigrasi Klamono–Segun pada Sabtu (31/10). Ia menjelaskan ketersediaan air masih menjadi kendala masyarakat setempat karena sumber yang dapat dimanfaatkan terbatas pada air tanah dan air hujan.

"Di sini air sangat sulit sekali. Yang bisa kita manfaatkan adalah air tanah dan air hujan, tetapi itu pun mungkin hanya bisa untuk mandi. Sementara untuk keperluan dapur dan sebagainya sulit sekali," ujar dia.

Menurut Iftitah, keterbatasan tersebut turut menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan dapur dan kegiatan rumah tangga lainnya.

Penyediaan instalasi air bersih di Pustu Wariyau merupakan bagian dari pendampingan TEP Universitas Brawijaya yang diarahkan untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi sesuai kebutuhan masyarakat kawasan transmigrasi.

Sebanyak 120 peserta TEP Universitas Brawijaya yang terbagi dalam 20 kelompok kerja sebelumnya diterima Pemerintah Kabupaten Sorong pada 10 Agustus 2026 untuk menjalankan kegiatan pemetaan potensi dan pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Klamono dan Segun.