Langkah Tim UNHAS ini sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI & Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8) mengenai pemerataan akses air bersih hingga ke pelosok negeri.
"Kita sudah membangun 3.000 titik air desa yang dibangun oleh TNI," kata Prabowo.
Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan air bersih sebagai kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat transmigrasi. Hal tersebut disampaikan saat meninjau pembangunan Jalan Skory-Puay, Distrik Kemtuk, Kab. Jayapura, Kamis, (17/09).
"Air bersih ini sumber hidup. Tanpa air bersih kita semua sulit untuk hidup," ujar AHY.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, turut menekankan bahwa setiap program pendampingan di kawasan transmigrasi, termasuk Prafi, harus benar-benar memberi dampak nyata bagi warga. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Hasil Reviu TEP, Jakarta, Selasa (28/04).
"Kita harus memikirkan bagaimana anggaran ini memberikan multiplier effect yang maksimal," pungkasnya.