NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto bicara soal kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengamankan kekayaan alam Indonesia. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan eskpor satu pintu melalui pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
Prabowo bilang kebijakan ekspor satu pintu ini dapat menekan kebocoran kekayaan Indonesia akibat penyelundupan hingga manipulasi nilai ekspor. Pasalnya kata Prabowo, selama ini sebagian kekayaan Indonesia tidak tinggal di Tanah Air.
Dia juga menyampaikan pembentukan DSI dilakukan secara terpaksa sebagai bentuk mode pertahanan bangsa alias survival mode.
"Kita terpaksa mengambil tindakan untuk survival kita sebagai bangsa ya. Untuk itu saya telah melaporkan pada tanggal 20 Mei yang lalu, Hari Kebangkitan Nasional, langkah kita yang saya laporkan ke MPR di mana secara vokal seluruh fraksi menyetujui adalah bahwa kita akan menerapkan ekspor satu pintu melalui DSI, yaitu suatu perusahaan BUMN ya, PT Danantara Sumber Daya Indonesia yang akan monitor dan menyalurkan ekspor kita," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet dikutip dari YouTube Sektretariat Presiden, Jumat (23/10/2026).
"Dan ini kita harapkan bisa mengamankan kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini. Saudara-Saudara, apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita," sambungnya.
Selain buka-bukaan soal ekspor satu pintu, Prabowo juga sempat bicara soal kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG). Itu merupakan salah satu program unggulan pemerintahannya sebagai usaha memperbaiki gizi masyarakat sambil menggenjot roda perekonomian.
Dia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program prioritasnya itu. Namun, progam ini tetap harus dilaksanakan karena penting bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Pemerintah juga sudah banyak menindak pihak-pihak yang menyelewengkan tugasnya dalam program pemberian makan gratis tersebut. Dia memaparkan 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung, dan 353 orang diberhentikan dengan tidak hormat. Selain itu, sebanyak 2.600 orang sedang dalam proses pemeriksaan Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).
"Jangan ragu-ragu ya, pecat, bersihkan sampai bersih ya. MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita," ujar Prabowo.