NADIKABAR.COM — Bermodal seragam dinas TNI dan senjata api (senpi) mainan saat panggilan video (video call), komplotan penipuan jual beli mobil murah di media sosial berhasil memperdaya para korbannya hingga meraup puluhan juta rupiah.

Sindikat kejahatan siber lintas pulau ini akhirnya dibongkar oleh jajaran Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat usai melakukan penindakan langsung ke markas pelaku di Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi (LP) korban berinisial FFK dan NM yang ditindaklanjuti dengan penyidikan intensif hingga mengarah ke Kabupaten Sidrap.

"Personel gabungan Subdit III Ditreskrimsus Polda Jabar berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana ITE atau penipuan online dan identitas fiktif, dengan melaksanakan kegiatan penindakan di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan. Jadi TKP-nya cukup jauh, karena ini kejahatan di dunia maya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan di Mapolda Jabar, Jumat (21/8/2026).

Hendra membeberkan, sindikat ini menjaring mangsa lewat unggahan Facebook yang menawarkan kendaraan bermotor jauh di bawah harga pasaran. Demi meyakinkan calon pembeli agar tidak curiga, pelaku berlagak sebagai aparat militer lengkap dengan atribut tentara dan menenteng pistol mainan.