Dalam kesempatan yang sama, Lestari mengajak kalangan akademisi dan masyarakat luas memberikan masukan terhadap pembahasan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), termasuk melalui laman resmi mpr.go.id. Ia menekankan pentingnya memperkaya pembahasan dengan hasil kajian dan pandangan dari berbagai unsur masyarakat agar pertimbangan yang berkembang tidak terlepas dari kebutuhan serta kepentingan rakyat.
Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR Taufik Basari menyampaikan apresiasinya saat menghadiri penyerahan rekomendasi tersebut. Menurutnya, ada beberapa materi penting yang harus didiskusikan lebih lanjut, khususnya mengenai rancangan substansi PPHN.
Sementara itu, PUSaKO, menyampaikan apresiasi atas kesediaan dan keterbukaan MPR dalam menerima aspirasi masyarakat hasil kajian ketatanegaraan, serta membuka ruang dialog bagi penyampaian hasil konferensi secara langsung.
Setelah seluruh kelompok menyampaikan rekomendasinya, Direktur PUSaKO Universitas Andalas Charles Simabura menyerahkan dokumen rekomendasi KNHTN IX secara simbolis kepada Lestari Moerdijat. Rangkaian penyerahan dilanjutkan dengan pemberian plakat dan foto bersama peserta.
Melalui pertemuan tersebut, Lestari mengajak seluruh pihak terus menjaga kehidupan berkonstitusi. Hal ini penting agar penyelenggaraan negara semakin berkeadilan dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.