CDC menyebut aktivitas fisik secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

3. Menyebabkan nyeri punggung dan leher

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat membuat otot dan sendi menerima beban dalam waktu panjang. Kondisi tersebut dapat memicu rasa pegal atau nyeri, terutama pada bagian punggung, pinggang, leher, dan bahu.

Risiko keluhan tersebut dapat semakin besar apabila posisi duduk tidak ergonomis dan seseorang jarang mengubah posisi tubuh.

4. Berkaitan dengan peningkatan berat badan

Saat duduk, tubuh menggunakan energi lebih sedikit dibandingkan ketika melakukan aktivitas fisik. Jika berlangsung terus-menerus dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik maupun pola makan yang sesuai, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan.

CDC mencatat aktivitas fisik secara rutin membantu menjaga berat badan dan menurunkan risiko kenaikan berat badan.

5. Meningkatkan risiko kematian dini

Duduk terlalu lama tidak berarti secara langsung menyebabkan kematian, tetapi perilaku sedentari yang berlangsung dalam jangka panjang berkaitan dengan sejumlah faktor risiko penyakit kronis.