Adapun Danantara menargetkan jumlah BUMN hingga akhir tahun hanya sekitar 200 perusahaan. Jumlah ini turun dari BUMN yang ada sebanyak 1.074 BUMN.

"Kita memotong BUMN-BUMN kita dari 1074 yang kita harapkan tahun ini hanya tinggal 200 BUMN saja teman-teman bisa bayangkan lebih dari 800 BUMN yang kita tutup dan sektor-sektor yang tidak menjadi core kita, kita berikan kepada swasta," katanya.