Masyarakat juga perlu memastikan makanan dan air tidak terkontaminasi abu vulkanik. Cuci buah dan sayuran dengan baik sebelum mengonsumsinya. Selain itu, lindungi makanan dan sumber air dari paparan abu.

"Jadi, bukan cari makanan detoks paru, tapi fokuslah pada makanan bergizi seimbang yang kaya akan buah, sayur, sumber lemak sehat, dan juga protein, sambil mengurangi paparan abu itu sendiri," tambahnya.

Meski asupan bergizi dapat membantu menjaga kondisi tubuh, perlindungan utama tetap dengan mengurangi paparan abu vulkanik. Masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan ketika abu vulkanik masih menyebar.

"Jangan lupa juga untuk menggunakan masker yang sesuai saat harus keluar rumah," pungkas dr Raissa.

Baca berita selengkapnya di NadiKabar.