NADIKABAR.COM — Mantan Pengurus Pondok Pesantren Ash-Sholihah Jonggrangan, Sleman, berinisial NH alias GN memerkosa santriwati usia 21 tahun lulusan ponpes tersebut. Perbuatan bejat itu dilakukan NH saat istrinya tengah melahirkan.
"Pada tanggal 29 Januari, ketika istri pelaku NH sedang proses melahirkan rumah sakit, pelaku NH secara diam-diam melakukan perbuatan yang tidak pantas sebagai orang yang sudah beristri," ungkap putra kandung pengasuh pondok KH. Muh Marom, Ahmad Khairul Anwar, saat konferensi pers di Ponpes Ash-Sholihah Jonggrangan, Jumat (11/9/2026).
Ahmad mengatakan, perbuatan itu dilakukan dua kali pada Desember 2025 dan Januari 2026.
"Desember saat liburan pondok adalah terjadinya perbuatan pertama pelaku NH dengan pihak ketiga (korban), saat itu istri NH belum tahu perbuatan pelaku NH," ujar Ahmad saat konferensi pers.
Ahmad menyebut kala itu korban sudah berstatus sebagai alumni ponpes. Keberadaannya di ponpes untuk membantu operasional ponpes yang mereka sebut khidmat atau pengabdian alumni terhadap ponpes.