NADIKABAR.COM — Kebakaran di salah satu rumah di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, menyebabkan dua pemuda meninggal dunia. Tetangga menyebut kedua korban merupakan sosok yang aktif di lingkungan.

Pantauan NadiKabar, Rabu (7/10/2026), lokasi kebakaran saat ini sudah dipasangi garis polisi. Api sudah padam, namun sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berada di lokasi.

Puing dan sisa alat kesehatan yang terbakar tampak berserakan di bagian dalam dan luar rumah yang terbakar. Kebakaran ini menyebabkan Muhammad Alpharezy (21) dan Muhammad Fadel (17) meninggal dunia.

"Di sini diketahui ada tiga orang, tapi yang satu tidur di bawah selamat. Nah itu yang kedua itu memang udah digedor-gedor tapi nggak, nggak kedengeran, nggak suaranya nggak ada. Akhirnya sudah sampai api padam, dipositifin ketemu di lantai dua baru jenazahnya udah di lantai dua," kata Wakil Ketua RT setempat, Yulianto (67).

Tetangga korban, Iqbal (36), mengatakan kedua korban merupakan satu keluarga yang merantau dari Sumatera Barat. Dia mengatakan mereka sudah tiga tahun tinggal di lokasi itu dan berbisnis alat kesehatan, seperti alat cek gula darah.

"Ini kan satu keluarga, jadi dia keseharian keluarga ini memang jualan online. Seller online. Jadi ada beberapa mungkin saudara, tapi mungkin juga sebagai karyawan juga gitu ya. Yang buat ngepak-ngepak barang, membungkus barang, ya kesehariannya itu sih, kalau ada yang mengambil paket ya dia yang ngurusin," kata Iqbal.

Iqbal mengatakan korban dikenal baik oleh tetangga dan warga sekitar. Dia mengatakan korban juga sering terlibat kegiatan warga, seperti kerja bakti dan ronda.

"Kayak ronda di sini, kan tendanya biasanya di sini. Kalau waktu Ramadan, itu ada tenda buat jaga ronda, terus ya kerja bakti gitu," katanya.

Iqbal mengatakan saat kedua korban meninggal sedang dalam proses pemakaman di Jakarta Barat. "Hari ini infonya dari yang selamat kemarin, itu lagi di pemakaman, lagi mau dikuburin hari ini, siang ini di Jakarta Barat," tutur Iqbal.

laporan kebakaran diterima damkar sekitar pukul 05.06 WIB, Selasa (6/10). Petugas dari Kantor Sektor Matraman kemudian menuju lokasi dengan pengerahan lima unit mobil damkar.