Sejalan dengan tren tersebut, volume transaksi Indodax mencapai Rp 9 triliun pada periode yang sama, meningkat sekitar 20% secara bulanan. Aloysia menilai, pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan aset kripto domestik tetap berjalan baik di tengah dinamika kebijakan dan pasar global.

Ia menambahkan, peningkatan ini perlu diiringi dengan literasi masyarakat yang memadai mengenai karakteristik aset kripto dan manajemen risiko.

"Melihat partisipasi masyarakat yang terus bertumbuh secara positif menunjukkan bahwa aset kripto semakin menjadi bagian penting dari perekonomian nasional. Namun, hal ini juga menjadi pengingat bahwa investor tetap perlu melakukan riset mandiri, memahami risiko, dan tidak hanya berorientasi pada pergerakan pasar jangka pendek," terang Aloysia.