NADIKABAR.COM — Surat kabar asal Inggris, The Times, telah mengkoreksi dan meminta maaf kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan FIFA setelah mereka memberitakan Infantino menerima "gaji kedua" pada 13 Oktober lalu.
"Pada 13 Oktober 2026 (rubrik olahraga), kami melaporkan bahwa Gianni Infantino menerima 'gaji kedua' dari FIFA yang tidak diungkapkan oleh FIFA. Pemberitaan tersebut tidak benar. Tidak ada 'gaji kedua'," demikian pengakuan The Times dalam pernyataan yang dirilis FIFA, Rabu.
Dalam pengakuan itu, juga dibahas biaya dan penggantian pengeluaran yang diterima Infantino. Menurut mereka, ketentuan pelaporan di Swiss tidak mengategorikan jumlah tersebut sebagai remunerasi atau imbalan, sehingga FIFA tidak diwajibkan mencantumkannya sebagai bagian dari kompensasi dalam laporan tahunan.